Bab 1.01 Bahaya Pandang Memandang
Allah SWT berfirman yang bermaksud :
"Katakanlah kepada laki-laki yang beriman, hendaklah mereka menundukkan pandangan dan memelihara kemaluan mereka karena yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat. Dan katakanlah kepada perempuan-perempuan yang beriman, hendaklah mereka menundukkan pandangan mereka dan memelihara kemaluan mereka dan jangan memperlihatkan perhiasan mereka." (An Nur : 30-31)
Rasulullah SAW bersabda yang bermaksud
"Pandangan mata itu panah yang beracun dari panah-panah iblis. Oleh karena itu barang siapa yang meninggalkan pandangan karena takut dari siksa Allah serta iman, maka ia akan memperoleh kemanisan iman dalam hatinya."
Berkata Nabi Isa a.s.
"Takutlah kamu sekalian pada pandangan karena sesungguhnya ia dapat menumbuhkan syahwat di dalam hati dan dapat menimbulkan fitnah (godaan) karena pandangan itu."
Nabi Sulaiman a.s berkata kepada puteranya:
"Hai anakku! Berjalanlah di belakang harimau dan ular-ular besar yang berwama hitam dan janganlah kamu berjalan di belakang seorang perempuan."
Artikel ini adalah bagian dari buku Panduan Wanita Solehah yang berisi panduan-panduan untuk wanita soleh dari Abuya Syeikh Ashaari bin Muhammad At Tamimi |
- 16157 reads
bingung
q msi mhasiswa. msi sk labil. da yg bt q bngung. q pnya pcar, tp akhr2 ni q pngen brubah. bbrpa artikel q baca, siaran islami jg q dngerin, n tu smakin bt q yakin. q ga pngen pcaran lagi. tp gimana? klo q putusin dia, q bkal nyakitin hati seseorang. q takut kena adzab-NYA nanti. tolong aq.....
pacaran
Insya Allah dengan tidak pacaran itu lebih selamat di dunia & di akhirat. Menghentikan pacaran itu tidak akan kena adzab koq.
koreksi redaksi
"Memutuskan pacaran itu tidak akan kena adzab koq."
koreksi dikit Pak,
kayaknya maksudnya memutus pacar itu tidak akan kena azab. Kalau memutuskan pacaran bukannya justru mendatangkan murka Allah.
Suluh kebingungan dengan ilmu
Yang sedang bingung,
memadu cinta dengan manusia tanpa ikatan yang halal itu Tuhan tidak suka. Apa jadinya kalau Tuhan tidak suka? Kita akan jauh dari rahmat dan berkah-Nya.
Sungguh, Tuhan akan suka bila Anda memutuskan untuk tidak lagi memadu cinta yang tidak halal. Kalau Anda memutuskan percintaaan Anda dengannya, tentu saja Anda tidak menyakiti hatinya. Justru Anda menyelamatkan dia dan juga diri Anda sendiri dari kemurkaan Tuhan.
Agar tidak tambah bingung, saya menyarankan supaya Anda mencari guru Mursyid. Seorang guru yang akan menunjukkan jalan bagaimana cinta itu seharusnya dijalani.
Gi bngung nch... pngen
Gi bngung nch... pngen curhat, Quw s'org Muslimah, sejak 3 tahun yang lalu Quw dah mutusin bwt gak pacaran. Dan itu udah qUw jalanin denngan baik N alhamdulillah smpe sekarang Quw masih bisa bertahan. Tapi, lingkungan Quw yang sekarang sangat tidak mendukungku untuk tetap mempertahankan itu semua. kadang Quw tergoda, tapi kemudian tersadar karena Quw yakin wanita yang baik hanya untuk laki2 yang baik. sekarang masalahnya tidak segampanag itu, Quw kuliah disebuah tempat yang isinya cwek smua N hampi 90% cewek disana punya pacar semua. akhirnya tipa hari Quw terpapar sama hal2 seperti itu tanpa diimbangi dengan siraman rohani yang seharusnya juga harus lebih kuat dar hari-kehari. Mungkin smpe saat ini Quw masih bisa bertahan untuk tetap tidak pacaran dan menanti jodoh, Namun, Quw tidak yakin unk selanjutnya. Mohon bantuannya ya biar gak bingung lagi????
Gi bngung nch... pngen
Gi bngung nch... pngen curhat, Quw s'org Muslimah, sejak 3 tahun yang lalu Quw dah mutusin bwt gak pacaran. Dan itu udah qUw jalanin denngan baik N alhamdulillah smpe sekarang Quw masih bisa bertahan. Tapi, lingkungan Quw yang sekarang sangat tidak mendukungku untuk tetap mempertahankan itu semua. kadang Quw tergoda, tapi kemudian tersadar karena Quw yakin wanita yang baik hanya untuk laki2 yang baik. sekarang masalahnya tidak segampanag itu, Quw kuliah disebuah tempat yang isinya cwek smua N hampi 90% cewek disana punya pacar semua. akhirnya tipa hari Quw terpapar sama hal2 seperti itu tanpa diimbangi dengan siraman rohani yang seharusnya juga harus lebih kuat dar hari-kehari. Mungkin smpe saat ini Quw masih bisa bertahan untuk tetap tidak pacaran dan menanti jodoh, Namun, Quw tidak yakin unk selanjutnya. Mohon bantuannya ya biar gak bingung lagi????
tolong bantu saya
saya ad/salah seorang yang sudah terjerumus dalam hal yang berbau maksiat karena sekarang saya sudah menjalani yang namax pacaran. dan bahkan tanpa sadar saya telah banyak melalaikan hal-hal yang harusnya tidak saya lakukan. Tapi saya sebernarnya ingin menikahi dirinya, hanya sekarang belum memungkinkan karena saya masih belum memiliki pekerjaan. Saya minta bagi siapa saja yang membaca ini, tolong bantu saya dalam memcahkan masalah ini...
Semoga memberi manfaat..
Assalamualaikum..
Saudara,semoga Allah merahmatimu..
Kehadiran Islam membawa cara yang benar
dan syar'ie untuk memenuhi naluri dan keinginan berpasangan..
Firman Allah swt,"Dan janganlah kamu menghampiri zina..
sesungguhnya zina itu adalah perbuatan yang keji dan buruk".
(surah al-Isra':32)
Larangan dan tegahan Allah telah jelas..
kerana Allah tahu manusia tidak dapat mengawal diri..
ditegah berzina,maka jalan ke arah perzinaan juga dilarang..
takut bila berhadapan dengan godaan perzinaan,
kedua-duanya akan kecundang..
Jika saudara benar-benar ingin menikahinya,fikirlah..
perjalanan berumahtangga adalah jauh dan panjang..
saudara perlu memastikan asasnya mesti bersih dan syara' dari segi
luaran mahupun dalaman..
sebagai seorang muslimah,semestinya pasangan saudara
mengimpikan seorang suami yang dapat membimbing dan
memimpinnya ke jalan yang diredhai Allah..
tetapi jika saudara turut lalai bersama dengannya..
apakah makna hidup dan impian yang dipunyainya??
adakah sia-sia dengan sesuatu yang tidak disukai Allah??..
Jika saudara belum berkemampuan kerana tidak memiliki pekerjaan,
terangkan pada pasangan saudara bahawa saudara memerlukan masa
sebelum dapat memperisterikannya..dan dalam masa yang sama,
bertaubatlah atas segala kesilapan serta laluilah kehidupan saudara dan
pasangan saudara dengan sesuatu yang baik disisi Allah swt..
semoga saudara dan pasangan saudara diberkati Allah..
semoga segala usaha kita dalam mentaati perintah Allah dan
menjauhi laranganNya dikira Allah sebagai amal soleh disisiNya,
Insya-Allah..
Maaf jika terkasar bahasa dan tidak memenuhi maksud pertanyaan
saudara.. Semoga memberi bantuan dan kita sama-sama mendapat
manfaat darinya..Insya-Allah..
~saudara seIslam mu yang lemah~
Iya tuh....
Iya tuh, pandang memandang itu paling terasa bahayanya. Intinya kan termasuk zinah 'ain (mata). Katanya dulu pas Imam Syafi'i sedang jalan di suatu gang kecil dan ada seorang wanita di depannya yang tidak sengaja terangkat roknya. Seketika Imam Syafi'i langsung mengalihkan pandangannya tidak ke arah wanita yang di depannya. Namun, walaupun seperti itu tetap saja ada akibatnya yaitu hilangnya hafalan-hafalan yang sebelumnya beliau jaga. Wah, pantas saja saya gak betul-betul kuliah dan hafalan itu. Tiap kali kalo jalan sulit banget sih ngejaga pandangan mata.
pandangan mata => dosa lahiriah
tidak mampu menahan pandangan adalah salah satu bentuk dosa lahir. 1 (satu) dosa lahir terjadi setelah seorang itu melakukan beberapa dosa batin.
Contoh:
dalam hal tidak bisa menahan pandangan maka beberapa dosa batin yang telah terjadi terlebih dahulu adalah:
1. Lalai dengan Tuhan
2. Tidak merasakan Tuhan itu Maha Melihat
3. Tidak takut dengan azab neraka
4. Tidak takut mati (pada saat buat maksiat itu)
5. Cinta dunia
6. dlldll
ketika mata nggak bisa dikawal, bila tidak ada dokter ruhani yang memberi tahu dia bahwa dosa dia itu tidak hanya menatap cewek saja, biasanya yang dia tobatkan hanya hal menatap cewek itu saja (dosa lahir). Padahal, ketika 1 dosa lahir dibuat, dia telah melakukan berbagai macam dosa batin.
Post new comment